Cara Sederhana Mencari Emas Di Suatu Wilayah

Lokasi Tambang Emas Yang Ada Di Indonesia

Secara geologi negara Indonesia merupakan daerah yang banyak sekali terdapat adanya gunung purba. Selain menyuburkan tanah gunung purba yang ada di Indonesia banyak sekali menghasilkan endapan logam emas, perak, tembaga maupun mineral logam lainnya.

Dalam proses pencarian suatu daerah yang mempunyai potensi kandungan emas, proses survey lokasi sangatlah penting dilakukan. Agar kita dapat mengetahui daerah tersebut mengandung potensi logam emas atau tidak. Semua pertambangan emas baik tambang kecil atau pun besar untuk mencari keberadaan kandungan emas pada suatu daerah melalui sebuah kegiatan survey, baik itu survey tipe batuan atau survey karateristik pembentukan batuan tanah.

Cara sederhana tahap awal untuk survey mencari lokasi adanya kandungan emas, dapat dengan mencari kandungan emas eluvial atau biasa disebut juga dengan emas lepas maupun bebas, yang merupakan jenis emas berupa butiran – butiran. Cara ini bisa digunakan dalam survey pencarian lokasi kandungan emas yang baru.

Kejadian deposito eluvial atau emas placer dibentuk oleh curah hujan dan pengkonsentrasian sedimen emas dari terjadinya emas primer. Selama jutaan tahun, cuaca yang ekstrim telah mengubah gunung dan bukit sehingga mengakibatkan proses terjadinya erosi dan patahan-patahan bebatuan di atas gunung atau bukit. Kemudian batuan yang mudah lapuk dan pecah mengalami suatu erosi dari proses alam, baik itu dari curah hujan, gempa, atau peristiwa alam lainnya yang menyebabkan material terserbut bergerak turun ke dasar bukit dan masuk ke area perairan sungai. Dari peristiwa ini maka material mineral bijih logam akan terlepas dari batuan yang kemudian menjadi butiran – butiran emas halus.

Cara Dan Teknik Sederhana Untuk Mencari Daerah Yang Mempunyai Kandungan Emas Atau Survey Lokasi Adanya Emas. 

Dalam melakukan pencarian emas eluvial yang perlu kita lakukan adalah menemukan lokasi daerah pegunungan atau daerah perbukitan yang memiliki granit kuat atau deposito kristal serta pegunungan atau bukit purba. Biasanya potensi paling besar untuk di daerah wilayah Indonesia, potensi kandungan mineral logam emas terletak di daerah pegunungn atau bukit yang berdekatan menuju ke daerah pantai atau mungkin juga sekitar 15 km atau 20 km menuju daerah pantai.













Setelah menemukan lokasi yang akan dilakukan survey, langkah pertama kita bisa mencari daerah aliran air atau sungai di bagian bawah atau dasar diantara bukit, Daerah parit atau cekungan bukit maupun longsoran material batuan dari atas bukit bisa kita survey, karena proses emas eluvial terjadi saat air yang mengalir turun dari atas bukit atau gunung akan membawa material yang mengalami erosi dan dengan cepat menuju aliran sungai, atau cekungan.

Lokasi di area tikungan aliran sungai yang mempunyai prospek untuk kegiatan survey

Setelah menemukan daerah aliran air, kita coba lakukan survey batuan dan arah hilir atau aliran sungai bagian bawah terlebih dahulu. Lakukan cara pendulangan untuk melihat ada kandungan emas atau tidak. Proses pendulangan emas yang paling prospek di aliran tikungan sungai, karena pada tikungan sungai biasanya bijih emas sering terjebak di sana. kita dapat mencoba untuk mengambil atau menggali sedimen tanah atau pasir dari sungai dan kemudian dilakukan pendulangan dengan alat dulang atau panci, serta alat dulang lainnya.













Apabila dari hilir tidak menemukan titik emas pada proses pendulangan, proses pendulangan dilakukan lagi di bagian aliran sungai yang paling atas dari lokasi pendulangan pertama, dan langkah ini dilakukan secara berkala serta berlanjut, Apabila menemukan bekas longsoran batuan dari bukit di aliran sungai, proses identifikasi bisa dilakukan dengan memecah beberapa atau mendulang dari longsoran batuan. Proses survey dan identifikasi untuk menemukan lokasi yang mengandung emas seperti ini juga dilakukan oleh surveyor tambang emas terbesar di dunia PT Freeport.

Jika pada aliran sungai telah ditemukan beberapa titik emas, satu atau dua titik logam emas, maka pada lokasi ditemukannya biji emas bisa diberikan tanda. Kemudian pendulangan dilakukan kembali di bagian aliran sungai yang atas dari lokasi pertama yang ditemukannya titik emas tersebut. Cari sampai bagian atas aliran sungai, sampai mana logam emas itu tidak ditemukan kembali.

Jika pada aliran sungai yang ada kandungan emasnya hanya berada dilokasi pertama, atau ditemukan juga dibagian atas aliran sungai, maka dapat disimpulkan kandungan mineral emas berada pada lokasi bukit yang berada di area ditemukannya titik emas paling akhir tersebut. Kemudian dibukit atau gunung tersebut bisa di cari longsoran kuarsa atau batuan yang bisa di gunakan identifikasi batuan emas

Apabila anda menyukai artikel kami dan ingin berbagi, anda bisa share dan menautkan link artikel ini  Cara Sederhana Mencari Emas Di Suatu Wilayah